Selamat Menjalani Ibadah Puasa

Selamat Menjalani Ibadah Puasa
Ramadhan Mubarak

Banyak yang bingung mau usaha apa karena mengalami kesulitan dalam menemukan bidang bisnis yang cocok untuk ditekuni dengan harapan agar bisa segera menggapai kesuksesan, sebenarnya tidak perlu khawatir dan takut memulai usaha jika kita sudah tahu ilmu atau kuncinya, untuk itu kita perlu banyak belajar dan pandai-pandai menimba pengalaman dari orang lain. Nah.. pada kesempatan kali ini kita buka rahasia cara jeli melihat peluang usaha yang cocok buat kita, ditempat dan pada saat usaha tersebut akan dijalankan, perlu diketahui bahwa dalam dunia wiraswasta itu ada yang namanya “Life Circle” atau putaran roda hidup usaha, ada saatnya jaya dan ada saatnya akan meredup, usaha yang jaya dimasa lalu belum tentu akan mengalami kesuksesan jika dijalankan dimasa kini,  jadi kita harus cerdas dalam membaca dan menyikapi beberapa kemungkinan yang akan terjadi, kecuali kita berbisnis dibidang yang hampir tidak ada matinya seperti kebutuhan pokok, kesehatan, pendidikan, properti dll. O.k beginilah beberapa tips dalam melihat peluang usaha yang menjanjikan :-)

peluang usaha
Cara jeli melihat peluang usaha

  1. Apa yang dibutuhkan orang-orang? jadi begini, jika mereka membutuhkan sesuatu entah itu jasa atau materi maka kita punya peluang untuk menyediakanya, nah.. karena memang dasarnya mereka sudah butuh maka usaha kita berpeluang untuk mendapatkan banyak konsumen. misalnya orang pada sibuk atau gak mau capek-capek nyuci pakaian maka kita punya peluang membuka jasa laundry.
  2. Melihat kesulitan sebagai peluang usaha, misalnya saat tengah malam sedang asyik lembur kerja untuk menyelesaikan tugas, ternyata listrik di rumah tiba-tiba padam, setelah dicek ternyata PLN sedang melakukan pemadaman bergilir atau ada instalasi yang rusak, dalam kondisi seperti itu kita harus mendapatkan alternatif sumber energi lain saat itu juga agar tetap bisa bekerja dengan baik, akhirnya kita putuskan untuk keluar rumah mencari toko listrik yang buka di malam hari, ternyata kita tidak menemukan satupun toko yang buka, nah.. bayangkan jika banyak orang mengalami kesulitan yang sama, maka kita punya peluang untuk membuka toko listrik yang buka pada malam hari untuk mengatasi kesulitan mereka.
  3. Apa hobi atau kesukaan kita? Nah.. yang namanya usaha itu belum tentu bisa langsung menghasilkan uang dalam waktu cepat, bahkan ada yang harus menunggu beberapa tahun agar dikenal dan banyak pelanggan. banyak pengusaha yang tidak sabar dan akhirnya memutuskan untuk berhenti pada masa tunggu tersebut. kondisi ini akan berbeda ceritanya jika kita menjalani usaha karena hobi, kalau seperti itu maka menjalankanya saja sudah mendapatkan penghasilan berupa kesenangan, nah.. lama-lama penghasilan uang juga otomatis akan datang jika kita menjadikan hobi tersebut sebagai bisnis, contohnya jual beli burung, ikan hias, melukis, dll.
  4. Apa bakat kita dan dimana kita bisa melamar kerja? jangan salah lho… bekerja juga merupakan bagian dari usaha, bedanya terletak pada modal yang kita gunakan, jika kita menjadi karyawan maka menggunakan modal tubuh, ilmu, kendaraan dan alat-alat untuk berusaha.
  5. Menciptakan peluang usaha, Nah.. yang ini lebih canggih lagi, misalnya kita punya media skala nasional lalu membuat berita opini bahwa barang tertentu merupakan antik dan sedang diburu, disisi lain kita sediakan barang tersebut, contoh lain yaitu pengusaha pembuatan sepeda motor, ia menggunakan sistem onderdil, sehingga mau tidak mau masyarakat membutuhkan onderdil tersebut untuk perawatan kendaraan.

Intinya yaitu jadilah pribadi yang gemar melayani, suka memudahkan kesulitan orang lain, peka dengan lingkungan sekitar maka secara otomatis akan jeli dalam melihat peluang usaha, ingat bahwa jika kita bermanfaat maka rezeki akan ikut :-)

Reaksi: 
Link ke posting ini

A.    PENDAHULUAN

Tujuan Umum :
1.  Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui cara bouwplank pada pekerjaan suatu proyek dan mampu melaksanakan pekerjaan tersebut.
2. Memberi petunjuk kepada mahasiswa bahan-bahan dan alat-alat yang digunakan dan proses pemasangan bouplank dan mampu menyiapkan bahan dan alat tersebut dengan benar.
3. Memberi petunjuk kepada mahasiswa supaya mengetahui cara pemasangan bouwplank yang datar dan tidak miring.


Cara-Pemasangan-Boplang-Bouwplank

B.    BAHAN

1.    Kayu        : sebagai bahan utama yang digunakan untuk  bouwplank.
2.    Tali          : sebagai batas yang di kerjakan/sipat datar.

C.    ALAT

1.    Gerobak         : alat yang digunakan untuk mengangkut bahan-bahan.
2.    Palu                : alat memukul paku dan kayu
3.    Paku               : alat pengikat kayu.
4.    Sabit               : alat menajamkan bagian bawah kayu.
5.    Meteran          : alat yang digunakan mengukur.
6.    Siku                : alat yang digunakan untuk menyiku bagian pojok.
7.    Unting-unting : alat untuk meluruskan ( vertikal ).
8.    Gergaji            : alat untuk memotong kayu.
9.    Sekrop            : sebagai alat untuk mengambil pasir.
10.  Cetok            : sebagai alat untuk meratakan pasir.
11.   Timba           : sebagai alat untuk memudahkan pengambilan pasir.

D.    KESELAMATAN KERJA

1. Pakailah jas lab agar pakaian kita tidak kotor.
2. Pakailah sarung tangan bangunan agar tangan tidak terluka.
3. Pakailah helm bangunan untuk melindungi kepala.
4. Gunakan sepatu boot untuk melindungi kaki agar tidak terkena batu.
5. Jagalah alat-alat dan perlengkapan lainnya teratur dengan rapi.
6. Hati-hatilah dalam bekerja dan konsentrasikan perhatian pada pekerjaan.
7. Pergunakan alat sesuai dengan fungsinya dan hindari bekerja sambil bergurau.

E.    LANGKAH KERJA  YANG ADA DI PROYEK

1.    Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan.
2.    Siapkan kayu untuk pembatas.
3.    Ukur bagian yang akan dikerjakan.
4.    Tancapkan kayu pertama dengan menggunakan palu.
5.    Pasang kayu penahan kayu utama dengan menggunakan paku.
6.    Ukur ketinggian batas bouwplank menggunakan meteran.
7.    Pasang kayu pada bagian pojok-pojok bidang yang akan dikerjakaan dengan menggunakan unting- unting supaya tegak.
8.    Pasang tali pada batas bouwplank tadi sampai kayu berikutnya.
9.    Sambungkan tali-tali tadi sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan.
10.   Periksa kembali ketinggian tali-tali tadi agar pas dengan batas.
F.    KESIMPULAN DARI HASIL PENGAMATAN
Dari pekerjaan diatas dapat disimpulkan bahwa dalam pemasangan bouwplank harus diperhatikan kelurusan dan kedataran tali yang digunakan sebagai pembatas kerja menggunakan unting-unting. Dan pekerjaan dalam proyek tersebut sudah benar karena sudah sesuai dengan prosedur-prosedur dan aturan atau teori yang disarankan.

Terima Kasih sudah mengunjungi website Ilmu Tukang Bangunan Rumah dan membaca artikel tentang : Cara Pemasangan Boplang / Bouwplank Dan Langkahnya, jika informasi ini membantu dan bermanfaat share ke teman, kerabat, saudara. Terima Kasih

Reaksi: 
Link ke posting ini